SANTAI TAPI SERIUS: SATLINMAS DIGEMBLENG MILITER OLEH BABINSA

Cikadu -Watukumpul. Agar Linmas memiliki kapasitas yang baik di dalam menjalankan tugas menjaga ketentraman  wilayah, Pemerintah Desa Cikadu mengadakan sebuah pelatihan Pembinaan Linmas selama dua hari yaitu tanggal 7-8 Agustus 2020 yang bertujuan memberikan pemahaman dibidang pengamanan dan pertahanan kedepannya. Pelatihan dan pembinaan tersebut dilakukan di wilayah Balai Desa dan Perkemahan Sawah Lor.

Total ada 20 personel Linmas yang mengikuti latihan tersebut. Selain jajaran koramil, personel Tagana juga ikut membantu pelatihan. Babinsa Sertu Tolani mengungkapkan, kegiatan tersebut menjadi latihan untuk meningkatkan ketrampilan keamanan para anggota Linmas.

”Kami merasa bangga dengan anggota linmas yang ikut dalam pelatihan ini, mereka sangat semangat dalam mengikuti kegiatan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan akan pentingnya keamanan dan ketertiban masyarakat, serta tugas tanggung jawabnya sebagai seorang anggota linmas,” ujar sertu Tolani.

Pengertian Satuan Perlindungan Masyarakat dapat ditemukan pada Peraturan menteri Dalam Negeri Nomor 10 Tahun 2009 tentang Penugasan Satuan Perlindungan Masyarakat Dalam Penanganan Ketenteraman, Ketertiban, Dan Keamanan Penyelenggaraan Pemilihan Umum pada pasal 1 butir 1 yaitu : Satuan Perlindungan Masyarakat yang selanjutnya disebut Satuan Linmas adalah warga masyarakat yang disiapkan dan dibekali pengetahuan serta keterampilan untuk melaksanakan kegiatan penanganan bencana guna mengurangi dan memperkecil akibat bencana, serta ikut memelihara keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat, kegiatan sosial kemasyarakatan.

Maksud diadakan pelatihan dasar satuan perlindungan masyarakat adalah untuk memberikan pembekalan pengetahuan dan dasar keterampilan bagi anggoata perlindungan masyarakat dan anggoata masyarakat yang potensi untuk di rekrut menjadi anggota satuan perlindungan masyarakat (satlinmas)

Tujuan diadakan kegiatan pelatihan dasar satuan perlindungan masyarakat adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota perlindungan masyarakat dan masyarakat yang potensial untuk di rekrut menjadi anggota satuan perlindungan masyarakat dalam melaksakan fungsi perlindungan masyarakat khususnya penanggulangan bencana, siskamling dan deteksi dini.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *